Pengertian Sel | Cella (Latin) atau sel berarti ruangan kecil. Pengertian sel secara umum adalah unit dasar fungsional dan biologis dari semua organisme hidup. Pengertian sel
dapat juga berarti unit terkecil dari kehidupan yang mampu memperbanyak
diri secara independen dan seringkali sel disebut sebagai “building
blocks of life”. (Source : Google)
Kata sel berasal dari bahasa latin cellulae yang artinya kamar-kamar
kacil. Sel pertama kali diamati oleh seorang ilmuwan Inggris, Robert
Hook pada tahun 1665. Dan dilanjutkan oleh penelitian Antoni Van
Leuwenhoek yang kemudian terkenal sebagai bapak mikrobiogi. Namun baru
pada akhir abad ke 18 para ilmuwan berhasil menyimpulkan bahwa makhluk
hidup tersusun atas sel. Dan pada tahun 1885 diketahui bahwa sel dapat
berkembang biak dengan membelah diri untuk membentuk sel-sel baru.
Sel sebagai bagian terkecil dari suatu organisme terdiri dari beberapa bagian. Secara umum, sel terbagi menjadi 3 bagian yaitu:
Selaput plasma (plasmalemma)
Sitoplasma dan Organel
Inti sel
Definisi Sel menurut para ahli :
1. Robert Hooke (1665)
Menurut Robert Hooke
menyatakan sel itu sebagai tempat-tempat kecil yang dibatasi oleh
dinding. Hal tersebut dikatakan oleh Hooke usai mengerjakan penelitian
yang sederhana dengan sebuah gabus dengan menggunakan mikroskop
sederhana.
2. Robert Brown (1831)
Robert Brown
merupakan orang pertama kali yang menyatakan bahwa nukleus merupakan
bagian dari makhluk hidup. Berdasarkan penelitian nya telah diketahui
bahwa suatu inti sel selalu terdapat dalam sel hidup dan kehadiran inti
sel itu sangat penting, yaitu untuk mengatur segala proses terjadi
didalam sel.
3. Matthias Jacob Schleiden (1838) dan Theodor Schwann (1839)
Schleiden
melakukan penelitian kepada tumbuhan. Setel melakukan pengamatan tubuh
tumbuhan, ia menemukan bahwa banyak sel yang tumbuh. setelah dari
penelitian itu akhirnya dia bisa menyimpulkan bahwa suatu satuan
terkecil dari dalam tumbuhan adalah sel. Schwann melakukan penelitian
terhadap hewan. Ternyata dalam penelitiannya tersebut ia melihat bahwa
tubuh hewan juga tersusun dari banyak sel.
4. Felix Durjadin dan Johannes Purkinye
Felix Durjadin dan Johannes Purkinye melakukan penelitian Pada tahun 1835 sesudah melakukan penelitian struktur sel, Felix Durjadin dan Johannes Purkinye melihat ada cairan di dalam suatu sel, setelah melakukan penelitian, cairan itu dikasih nama protoplasma.
5. Max Schultze (1825-1874)
Menurut Max Schultze menyatakan protoplasma adalah suatu dasar-dasar fisik kehidupan. Protoplasma merupakan tempat terjadinya proses hidup.
Bagian Bagian sel dang fungsinya
a. Membran sel (membran plasma)
Membran sel
tersusun atas fosfor, lemak (lipid), karbohidrat, dan protein. Membran sel
berfungsi untuk melindungi dan mengatur lalu lintas zat yang keluar masuk sel.
Membran sel bersifat semipermeabel yang artinya, membran sel hanya dapat
dilewati oleh zat tertentu. Zat yang dapat melewati membran sel misalnya, air,
oksign, serta zat yang larut dalam lemak dan ion tertentu. Contoh zat yang
tidak bisa melewati membran sel adalah gula (glukosa) dan protein.
b. Sitoplasma
Sitoplasma
merupakan cairan sel. Sitoplasma mengandung berbagai macam zat, diantaranya protein,
lemak,karohidrat, zat-zat anorganik, enzim, vitamin, dan hormon. Sitoplasma
berfungsi sebagai tempat berlangsungnya reaksi metabolisme sel karena organel
sel terdapat di sitoplasma.
c. Inti sel (Nukleus)
Nukleus
tersusun atas membran, cairan inti (nukleoplasma), kromosom, dan anak inti
(nukleolus). Cairan inti tersusun atas air, protein, dan mineral. Kromosom
merupkan pembawa sifat menurun yang tersusun atas benang-benang kromatin.
Nukleus berfungsi untuk mengatur seluruh kegiatan sel.
d. Mitokondria
Mitokondria
adalah organel bermembran yang berfungsi sebagai tempat penghasil energi.
Semakin aktif suatu sel maka semakin banyak mitokondrianya.
e. Ribosom
Ribosom
berbentuk butiran-butiran. Ribosom ada yang menempel pada membran retikulum
endoplasma dan ada pula yang bebas di sitoplasma. Ribosom berfungsi untuk
membuat (mensisntesis) protein.
f. Retikulum endoplasma
Retikulum
endoplasma merupkan saluran berliku yang membentang dari inti sel menuju ke
sitoplasma. Ada dua tipe Retikulum endoplasma, Yaitu Retikulum endoplasma kasar
dan halus. Pada Membran retikulum endoplasma kasar, terdapat ribosom. Retikulum
endoplasma halus tidak ditempeli ribosom. Retikulum endplasma berfungsi untuk
membuat dan menyalurkan bahan-bahan yang dibbutuhkan oleh oragnel-organel sel.
g. Badan golgi (Kompleks golgi)
Badan golgi
berbentuk seperti kumpulan kantong yang bertumpuk-tumpuk. Badan golgi berperan
untuk memodifikasi bahan-bahan yang dihasilkan oleh retikulum endoplasma dan
menyalurkannya ke organel-organel yang membutuhkan.
h. Lisosom
Lisosom
merupakan organel berbentuk kantong yang berisi enzim pencernaan. Lisosom
berfungsi untuk mencerna zat sisa, makanan, atau zat asing. Jika lisosom pecah,
enzim di dalamnya akan mencerna atau menghancurkan organel sel dan akibatnya
sel akan mati. Lisosom hanya terdapat pada sel hewan dan tidak terdapat pada
sel tumbuhan.
i. Sentriol
Sentriol
berperan dalam pembelahan sel. Sentriol hanya dimiliki sel hewan jadi tidak ada
pada sel tumbuhan.
j. Vakuola
Vakuola
berarti ruangan sel. Pada tumbuhan yang sudah tua, vakuola berukuran besar dan
berisi cadangan makanan. Sedangkan pada hewan vakuola berukuran kecil. Pada
protozoa, terdapat dua jenis vakuola, yaitu vakuola makanan dan vakuola
kontraktil. Vakuola makanan berfungsi untuk mencerna makanan sedangkan vakuola
kontraktil berfungsi untuk mengeluarkan zat sisa dan mengatur keseimbangan air
dalam sel.
k. Plastisida
Plastisida
hanya terdapat pada tumbuhan. Plastisida mengandung pigmen tertentu. Kloropas
merupakan plastisida yang berwarna hijau karena memiliki klorofil dan berperan
dalam proses fotosintesis. Kromplas berwarna kuning karena memiliki pigmen
xantofil. Leukopas berfungsi sebagai tempat cadangan makanan.
l. Dinding sel
Membran sel
tumbuhan dilindungi oleh dinding sel. Selain melindungi sel, dinding sel juga
menjaga bentuk sel tumbuhan tidak berubah dan tetap kaku.
Jadi
kesimpulannya sel memiliki struktur sebagai berikut: Membran sel (membran
plasma), Sitoplasma, Inti sel (Nukleus), Mitokondria, Ribosom, rtikulum endoplasma,
badan, golgi (kompleks golgi), lisosom, sentriol, vakuola, plastisida dan
dinding sel yang mempunyai fungsi dan peran masing-masing bagi sel.
===---------------Simpulan--------------===
Jadi Sel itu adalah bagian terkecil didalam makhluk hidup yang terus bekerja dengan cara pembelahan yang tidak akan habis, sehingga apabila bagian tubuh mengalami sedikit kerusakan maka sel akan merespon untuk memeperbaiki bagian tersebut dengan cepat.
Hallo kawan kali ini saya akan membagikan macam-macam sholat sunnah yang memiliki banyak manfaat apabila dikerjakan dengan rutin yaa....
okee yang pertama ini:
1. Shalat
Wudhu, Yaitu shalat sunnah dua rakaat yang bisa dikerjakan setiap selesai wudhu,
niatnya :Ushalli sunnatal wudlu-I rak’ataini lillahi Ta’aalaa’ artinya
: ‘aku niat shalat sunnah wudhu dua rakaat karena Allah’
2. Shalat Tahiyatul Masjid, yaitu shalat sunnah dua rakaat
yang dikerjakan ketika memasuki masjid, sebelum duduk untuk menghormati masjid.
Rasulullah bersabda
‘Apabila seseorang diantara kamu masuk masjid, maka janganlah hendak duduk
sebelum shalat dua rakaat lebih dahulu’ (H.R. Bukhari dan Muslim). Niatnya :
‘Ushalli
sunnatal Tahiyatul Masjidi rak’ataini lillahi Ta’aalaa’ Artinya
: ‘aku niat shalat sunnah tahiyatul masjid dua rakaat karena Allah’
3. Shalat Dhuha. Adalah shalat sunnah yang dikerjakan ketika
matahari baru naik. Jumlah rakaatnya minimal 2 maksimal 12. Dari Anas berkata
Rasulullah ‘Barang siapa shalat Dhuha 12 rakaat, Allah akan membuatkan
untuknya istana disurga’ (H.R. Tarmiji dan Abu Majah). Niatnya :
‘Ushalli
sunnatal Dhuha rak’ataini lillahi Ta’aalaa’ Artinya : ‘aku niat
shalat sunnah dhuha dua rakaat karena Allah’
4. Shalat Rawatib. Adalah shalat sunnah yang dikerjakan
mengiringi shalat fardhu. Niatnya :
a. Qabliyah, adalah shalat sunnah rawatib yang dikerjakan sebelum
shalat wajib. Waktunya : 2 rakaat sebelum shalat subuh, 2 rakaat sebelum shalat
Dzuhur, 2 atau 4 rakaat sebelum shalat Ashar, dan 2 rakaat sebelum shalat
Isya’. Niatnya:
‘Ushalli
sunnatadh Dzuhri* rak’ataini Qibliyyatan lillahi Ta’aalaa’ Artinya:
‘aku niat shalat sunnah sebelum dzuhur dua rakaat karena Allah’
* bisa diganti dengan shalat wajib
yang akan dikerjakan.
b. Ba’diyyah, adalah shalat sunnah rawatib yang dikerjakan setelah
shalat fardhu. Waktunya : 2 atau 4 rakaat sesudah shalat Dzuhur, 2 rakaat sesudah
shalat Magrib dan 2 rakaat sesudah shalat Isya. Niatnya :
‘Ushalli
sunnatadh Dzuhri* rak’ataini Ba’diyyatan lillahi Ta’aalaa’ Artinya
: ‘aku niat shalat sunnah sesudah dzuhur dua rakaat karena Allah’
* bisa diganti dengan shalat wajib
yang akan dikerjakan.
5. Shalat
Tahajud, adalah shalat sunnah pada waktu malam. Sebaiknya lewat tengah
malam. Dan setelah tidur. Minimal 2 rakaat maksimal sebatas kemampuan kita.
Keutamaan shalat ini, diterangkan dalam Al-Qur’an. ‘Dan pada sebagian malam
hari bershalat tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu.
Mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ketempat yang terpuji’(Q.S. Al Isra : 79
). Niatnya :
‘Ushalli
sunnatal tahajjudi rak’ataini lillahi Ta’aalaa’ Artinya : ‘aku
niat shalat sunnah tahajjud dua rakaat karena Allah’
6. Shalat
Istikharah, adalah shalat sunnah dua rakaat untuk meminta petunjuk
yang baik, apabila kita menghadapi dua pilihan, atau ragu dalam mengambil
keputusan. Sebaiknya dikerjakan pada 2/3 malam terakhir. Niatnya :
‘Ushalli
sunnatal Istikharah rak’ataini lillahi Ta’aalaa’ Artinya : ‘aku
niat shalat sunnah Istikharah dua rakaat karena Allah’
7. Shalat Hajat, adala shalat sunnah dua rakaat untuk memohon agar
hajat kita dikabulkan atau diperkenankan oleh Allah SWT. Minimal 2 rakaat
maksimal 12 rakaat dengan salam setiap 2 rakaat. Niatnya :
‘Ushalli
sunnatal Haajati rak’ataini lillahi Ta’aalaa’ Artinya : ‘aku
niat shalat sunnah hajat dua rakaat karena Allah’
8. Shalat
Mutlaq, adalah shalat sunnah tanpa sebab dan tidak ditentukan waktunya,
juga tidak dibatasi jumlah rakaatnya. ‘Shalat itu suatu perkara yang baik,
banyak atau sedikit’ (Al Hadis). Niatnya :
‘Ushalli
sunnatal rak’ataini lillahi Ta’aalaa’ Artinya : ‘aku niat shalat
sunnah dua rakaat karena Allah’
9. Shalat
Taubat, adalah shalat sunnah yang dilakukan setelah merasa berbuat
dosa kepada Allah SWT, agar mendapat ampunan-Nya. Niatnya:
‘Ushalli
sunnatal Taubati rak’ataini lillahi Ta’aalaa’ Artinya : ‘aku
niat shalat sunnah taubat dua rakaat karena Allah’
10. Shalat
Tasbih, adalah shalat sunnah yang dianjurkan dikerjakan setiap malam,
jika tidak bisa seminggu sekali, atau paling tidak seumur hidup sekali. Shalat
ini sebanyak empat rakaat, dengan ketentuan jika dikerjakan pada siang hari
cukup dengan satu salam, Jika dikerjakan pada malam hari dengan dua salam. Cara
mengerjakannya
Niat :
‘Ushalli sunnatan tasbihi raka’ataini lilllahi ta’aalaa’ artinya ‘aku niat shalat sunnah
tasbih dua rakaat karena Allah’
a. Usai membaca
surat Al Fatehah membaca tasbih 15 kali.
b. Saat ruku’,
usai membaca do’a ruku membaca tasbih 10 kali
c. Saat
‘itidal, usai membaca do’a ‘itidal membaca tasbih 10 kali
d. Saat sujud,
usai membaca doa sujud membaca tasbih 10 kali
e. Usai
membaa do’a duduk diantara dua sujud membaca tasbi 10 kali.
f. Usai membaca
doa sujud kedua membaca tasbih 10 kali.
Jumlah
keseluruhan tasbih yang dibaca pada setiap rakaatnya sebanyak 75 kali. Lafadz
bacaan tasbih yang dimaksud adalah sebagai berikut :
‘Subhanallah
wal hamdu lillahi walaa ilaaha illallahu wallahu akbar’ artinya : ‘Maha
suci Allah yang Maha Esa. Segala puji bagi Akkah, Dzat yang Maha Agung’.
11. Shalat
Tarawih, adalah shalat sunnah sesudah shalat Isya’pada bulan
Ramadhan. Menegenai bilangan rakaatnya disebutkan dalam hadis. ‘Yang
dikerjakan oleh Rasulullah saw, baik pada bulan ramadhan atau lainnya tidak
lebih dari sebelas rakaat’ (H.R. Bukhari). Dari Jabir ‘Sesungguhnya Nabi
saw telah shallat bersama-sama mereka delapan rakaat, kemudian beliau shalat
witir.’ (H.R. Ibnu Hiban)
Pada masa
khalifah Umar bin Khathtab, shalat tarawih dikerjakan sebanyak 20 rakaat dan
hal ini tidak dibantah oleh para sahabat terkenal dan terkemuka. Kemudian pada
zaman Umar bin Abdul Aziz bilangannya dijadikan 36 rakaat. Dengan demikian
bilangan rakaatnya tidak ditetapkan secara pasti dalam syara’, jadi tergantung
pada kemampuan kita masing-masing, asal tidak kurang dari 8 rakaat. Niat shalat
tarawih :
‘Ushalli
sunnatan Taraawiihi rak’ataini (Imamam/makmuman) lillahi ta’aallaa’ artinya
: ‘Aku niat shalat sunat tarawih dua rakaat (imamam/makmum) karena Allah’
12. Shalat
Witir, adalah shalat sunnat mu’akad (dianjurkan) yang biasanya
dirangkaikan dengan shalat tarawih, Bilangan shalat witir 1, 3, 5, 7 sampai 11
rakaat. Dari Abu Aiyub, berkata Rasulullah ‘Witir itu hak, maka siapa yang
suka mengerjakan lima, kerjakanlah. Siapa yang suka mengerjakan tiga,
kerjakanlah. Dan siapa yang suka satu maka kerjakanlah’(H.R. Abu Daud dan
Nasai). Dari Aisyah : ‘Adalah nabi saw. Shalat sebelas rakaat diantara
shalat isya’ dan terbit fajar. Beliau memberi salam setiap dua rakaatdan yang
penghabisan satu rakaat’ (H.R. Bukhari dan Muslim)
‘Ushalli
sunnatal witri rak’atan lillahi ta’aalaa’artinya : ‘Aku niat shalat
sunnat witir dua rakaat karena Allah’
13. Shalat
Hari Raya, adalah shalat Idul Fitri pada 1 Syawal dan Idul Adha pada
10 Dzulhijah. Hukumnya sunat Mu’akad (dianjurkan).’Sesungguhnya kami telah
memberi engkau (yaa Muhammad) akan kebajikan yang banyak, sebab itu shalatlah
engkau dan berqurbanlah karena Tuhanmu ‘ pada Idul Adha – ‘(Q.S. Al
Kautsar.1-2)Dari Ibnu Umar ‘Rasulullah, Abu Bakar, Umar pernah melakukan
shalat pada dua hari raya sebelum berkhutbah.’(H.R. Jama’ah). Niat Shalat
Idul Fitri :
‘Ushalli
sunnatal li’iidil fitri rak’ataini (imamam/makmumam) lillahita’aalaa’
artinya : ‘Aku niat shalat idul fitri dua rakaat (imam/makmum) karena Allah’
Niat Shalat
Idul Adha :
‘Ushalli
sunnatal li’iidil Adha rak’ataini (imamam/makmumam) lillahita’aalaa’
artinya : ‘Aku niat shalat idul adha dua rakaat (imam/makmum) karena Allah
Waktu shalat hari
raya adalah setelah terbit matahari sampai condongnya matahari. Syarat, rukun
dan sunnatnya sama seperti shalat yang lainnya. Hanya ditambah beberapa sunnat
sebagai berikut:
a.
Berjamaah
b. Takbir
tujuh kali pada rakaat pertama, dan lima kali pada rakat kedua
c.
Mengangkat tangan setinggi bahu pada setiap takbir.
d.
Setelah takbir yang kedua sampai takbir yang terakhir membaca tasbih.
e.
Membaca surat Qaf dirakaat pertama dan surat Al Qomar di rakaat kedua.
Atau surat A’la
dirakat pertama dan surat Al Ghasiyah pada rakaat kedua.
f. Imam
menyaringkan bacaannya.
g.
Khutbah dua kali setelah shalat sebagaimana khutbah jum’at
h. Pada
khutbah Idul Fitri memaparkan tentang zakat fitrah dan pada Idul
Adha tentang
hukum-hukum Qurban.
i.
Mandi, berhias, memakai pakaian sebaik-baiknya.
j. Makan
terlebih dahulu pada shalat Idul Fitri pada Shalat Idul Adha
sebaliknya.
14. Shalat
Khusuf, adalah shalat sunat sewaktu terjadi gerhana bulan atau
matahari. Minimal dua rakaat. Caranya mengerjakannya :
a. Shalat dua
rakaat dengan 4 kali ruku’ yaitu pada rakaat pertama, setelah ruku’ dan I’tidal
membaca fatihah lagi kemudian ruku’ dan I’tidal kembali setelah itu sujud
sebagaimana biasa. Begitu pula pada rakaat kedua.
b. Disunatkan
membaca surat yang panjang, sedang membacanya pada waktu gerhana bulan harus
nyaring sedangkan pada gerhana matahari sebaliknya.
Niat shalat
gerhana bulan :
‘Ushalli
sunnatal khusuufi rak’ataini lillahita’aalaa’ artinya : ‘Aku
niat shalat gerhana bulan dua rakaat karena Allah’
15. Shalat
Istiqa’,adalah shalat sunat yang dikerjakan untuk memohon hujan kepada
Allah SWT. Niatnya ‘
‘Ushalli
sunnatal Istisqaa-I rak’ataini (imamam/makmumam) lillahita’aalaa’
artinya : ‘Aku niat shalat istisqaa dua rakaat (imam/makmum) karena Allah’
Syarat-syarat
mengerjakana Shalat Istisqa :
a. Tiga
hari sebelumnya agar ulama memerintahkan umatnya bertaobat dengan berpusa
dan meninggalkan segala kedzaliman serta menganjurkan beramal shaleh. Sebab
menumpuknya dosa itu mengakibatkan hilangnya rejeki dan datangnya murka Allah.
‘Apabila kami hendak membinasakan suatu negeri, maka lebih dulu kami
perbanyak orang-orang yang fasik, sebab kefasikannyalah mereka disiksa, lalu
kami robohkan (hancurkan) negeri mereka sehancur-hancurnya’(Q.S. Al Isra’ :
16).
b. Pada
hari keempat semua penduduk termasuk yang lemah dianjurkan pergi kelapangan
dengan pakaian sederana dan tanpa wangi-wangian untuk shalat Istisqa’
c. Usai
shalat diadakan khutbah dua kali. Pada khutbah pertama hendaknya membaca
istigfar 9 X dan pada khutbah kedua 7 X.
Pelaksanaan
khutbah istisqa berbeda dengan khutbah lainnya, yaitu :
a. Khatib
disunatkan memakai selendang.
b. Isi
khutbah menganjurkan banyak beristigfar, dan berkeyakinan bahwa Allah SWT akan
mengabulkan permintaan mereka.
c. Saat berdo’a
hendaknya mengangkat tangan setinggi-tingginya.
Saat berdo’a
pada khutbah kedua, khatib hendaknya menghadap kiblat membelakangi makmumnya.
Terimakasih atas Kunjungannya, semoga kawan dapat menjalankannya dengan baik yaa, Amin.
pada perkembangan periode masa kini banyak teknologi yang ditemukan oleh para ilmuan, salah satuya Biotekologi ini yang memiliki banyak manfaatnya dalam hal pertanian, pertambangan, Medis, dan Lingkungan. Dari Bioteknologi mungkin dari sisinya kita hanya melihat dampak positif dari perkembangannya tersebut namun Bioteknologi ini juga memiliki dampak negatif pula lho. Apasih dampak Negatif dari Bioteknologi dan apa sebenarnya Bioteknologi itu.. Bioteknologi
merupakan teknologi yang memanfaatkan organisme atau bagian-bagiannya untuk
mendapatkan barang dan jasa. Dalam perkembangan lebih lanjut, bioteknologi
didefinisikan sebagai pemanfaatan prinsip-prinsip dan rekayasa terhadap organisme,
sistem atau proses biologis untuk manghasilkan atau meningkatkan potensi
organisme maupun menghasilkan produk dan jasa bagi kepentingan hidup manusia.
Jenis
Bioteknologi
1.
Bioteknologi Konvensional
Bioteknologi
konvensional merupakan bioteknologi sederhana yang menerapkan ilmu biologi,
biokimia. Rekayasa yang terjadi masih dalam tingkat yang terbatas. Bioteknologi
konvensional menggunakan jasad hidup secara utuh. Proses biokimia dan proses
genetik terjadi secara alami. Manipulasi yang dilakukan dalam bioteknologi ini
hanya sebatas manipulasi pada lingkungan dan media tumbuh serta tidak sampai
pada tahap rekayasa genetika. Seandainya , rekayasa yang berlangsung bersifat
sederhana dan perubahan yang terjadi tidak tepat sasaran.
Biotektologi
konvensioanal tidak dipakai untuk pembuatan produk secara mahal dan menggunakan
biaya yang relatif rendah, selain itu ilmu yang digunakan pun biasanya
diwariskan secara turun-temurun
2.
Bioteknologi Modern
Bioteknologi modern adalah jenis ilmu bioteknologi yang
menggunakan alat – alat modern dan bersifat sangat kecil sekali sehingga
sulit untuk dilakukan di rumah – rumah. BIoteknologi modern memiliki
ciri – ciri yaitu sudah memanfaatkan teknologi DNA rekombinan. Salah
satu contoh dari BIoteknologi modern adalah memanfaatkan Bakteri E.Coli
untuk perbanyakan hormon insulin bagi penderita diabetes sehingga kadar
gula darahnya dapat dikurangi.Pada intinya Bioteknologi sudah
memanfaatkan teknologi penyambungan dan pemotongan dna dari suatu virus
atau bakteri untuk digabung dengan makhluk hidup lainnya agar lebih
bermanfaat. Contoh Bioteknologi Modern yaitu : Bayi tabung,Produksi
hormon pertumbuhan manusia (Growth Hormon), Antibiotik, Vaksin Malaria,
Hormon BST, Hewan Transgenik, Tanaman Tahan hama, Dan domba Dolly.
Berbeda dengan bioteknologi konvensional,bioteknologi
modern sudah memanfaatkan metode-metode mutakhir, yaitu :
1.) Kultur Jaringan Tumbuhan
Kultur jaringan tumbuhan merupakan teknik
menumbuhkembangakan bagian tanaman, baik berupa sel, jaringan, atau organ dalam
kondisi aseptik secara in vitro. Kultur jaringan dapat dilakukan karena adanya
sifat totipotensi, yaitu kemampuan setiap sel tanaman untuk tumbuh menjadi
individu baru bila berada dalam lingkungan yang sesuai. Teori ini pertama kali
dikemukakan oleh G. Haberlandt (ahlli fisiologi Jerman pada tahun 1898). Teori
kemudian diuji ulang oleh F.C. Steward pada tahun 1969 dengan menggunakan satu
sel emplur wortel.lihat gambar berikut
Dalam percobaannya, Steward dapat menumbuhkan satu sel
empulur tersebut menjadi satu individu wortel.
Dalam kultur jaringan, tanaman yang akan dikulturkan
sebiknya berupa jaringan muda yang sedang tumbuh, misalnya akar, daun muda, dan
tunas. Bagian tumbuhan yang akan dikultur disebut sebagai eksplan.
a) Teknik Kultur Jaringan
Tanaman dengan teknik kultur jaringan dapat diperoleh
dengan empat tahap sebagai berikut.
1. Tahap inisiasi adalah tahap penanaman eksplan ke
dalam media. Media yang digunakan adalah media cair yang terdiri dari zat
nutrisi dan zat pengatur tumbuh.
2. Tahap multiplikasi (perbanyakan kultur), eksplan
akan tumbuh menjadi jaringan seperti kalus berwarna putih disebut protocorm
like body (PLB).
3. Tahap menghasilkan plantlet, PLB berkembang menjadi
tanaman kecil yang disebut plantlet.
4. Tahap aklimatiasi, plantlet dipisah-pisahkan dan
dikultur dalam media padat. Setelah plantlet tumbuh menjadi tanaman yang
sempurna, maka tanaman tersebut dipindah ke polybag.
Kultur jaringan akan berhasil dengan baik apabila
syarat-syarat yang diperlukan terpenuhi. Syarat-syarat tersebut antara lain,
yaitu :
1. Pemilihan eksplan sebagai bahan dasar untuk
pembentukan kalus.
2. Penggunaan medium yang cocok.
3. Keadaan aseptik.
4. Pengaturan udara yang baik.
b) Manfaat dan Kelemahan Kultur Jaringan
Dengan melakukan kultur jaringan tumbuhan dapat
diperoleh manfaat sebagai berikut.
1. Mendapat bibik banyak
dalam waktu singkat yang identik dengan induknya.
2. Bibit terhindar dari hama dan penyakit.
3. Menghasilkan varietas
baru seperti yang dikehendaki.
4. Mendapat hasil
metabolisme tumbuhan (metabolit sekunder), misalnya karet, resin, tanpa areal
tanaman yang luas dan tidak perlu menunggu tumbuhan dewasa.
5. Melestarikan
tanaman-tanaman yang hampir punah.
Selain memiliki manfaat, kultur jaringan juga memiliki
kelemahan-kelemahan yaitu sebagai berikut.
1. Diperlukan biaya yang
relatif tinggi.
2. Hanya mampu dilakukan
oleh orang-orang tertentu saja, karena memiliki keahlian khusus.
3. Bibit hasil kultur
jaringan memerlukan proses aklimatiasi, karena terbiasa dalam kondisi lembap
dan aseptik.
2.) Rekayasa Genetika
Rekayasa genetika adalah suatu proses perubahan
gen-gen dalam tubuh makhluk hidup. Rekayasa genetika dilakukan dengan cara
mengisolasi dan mengidentifikasi serta memperbanyak gen yang dikehendaki.
Berbagai teknik rekayasa genetika berkembang
dimungkinkan karena ditemukannya :
a) Enzim restriksi
endonuklease yang dapat memotong benang DNA.
b) Enzim ligase yang
dapat menyambung kembali benang DNA.
c) Plasmid yang dapat
digunakan sbagai wahana memindahkan potongan benang DNA tertentu ke dalam sel
mikroorganisme.
contohnya:
Teknik rekayasa genetika dapat dilakukan melalui
:
1. Rekombinasi DNA
Rekombinasi DNA adalah proses penyambung 2 DNA dari
organisme yang berbeda. Hasil penggabungan DNA dari individu yang tidak sama
inj disebut dengan DNA rekombinan. Gen dari satu individu yang disisipi atau
digabungkan pada gen individu yang lain disebut transgen, individunya disebut
transgenik. Rekombinasi DNA dapat terjadi secara alami dan buatan. Secara alami
dapat terjadi dengan cara :
a) Pindah silang, yaitu
tukar menukar kromatid pada kromosom homolog sehingga DNA terputus dan
tersambungkan secara silang.
b) Transduksi,yaitu
bersambungnya DNA bakteri yang satu dengan bakteri yang lain dengan prantara
virus.
c) Tranformasi, yaitu
pemindahan sifat-sifat dari satu mikroba ke mikroba lainnya melalui
bagian-bagian DNA tertentu dari mikroba pertama.
Rekombinasi DNA secara buatan dilakukan dengan
penyambungan DNA secara in vitro. Alas an dilakukan rekombinasi DNA ini adalah
:
a) Strutur DNA semua
spesies sama.
b) DNA dapat
disambung-sambungkan.
c) Ditemukan enzim
pemotong dan penyambung.
d) Gen dapat terekspresi
di sel apapun.
Teknologi rekombinasi DNA memerlukan suatu prantara
atau vektor untuk memasukkan gen ke dalam sel target berupa plasmid bakteri,
sehingga merupakan bentuk teknologi plasmid. Plasmid adalah lingkaran kecil DNA
bakteri atau eukariota bersel satu yang dapat bereplikasi. Alasan dipilihnya
plasmid bakteri adalah :
a) Memiliki kemampuan
memperbanyak diri melalui proses replikasi dan mudah disisipi gen lain.
b) Pasmid dapat dipindah
ke sel bakteri lain.
c) Sifat plasmid pada
keturan bakteri sama dengan induknya karena plasmid tidak terikat dengan
kromosom inti.
d) Merupakan molekul DNA yang
mengandung gen tertentu.
Metode rekombinasi DNA adalah :
a) Identifikasi gen yang
diinginkan, dilakukan pada gen donor.
b) Isolasi gen donor,
dilakukan dengan cara memotong gen donor dari DNA sekitar yang mengelilinginya.
c) Ekstrasi plasmid
(cincin DNA) dari sel bakteri.
d) Membuka plasmid dan
menyisipkan potongan DNA pembawa informasi yang dikehendaki.
e) Memasukkan plasmid
berisi DNA rekombinan ke dalam sel bakteri.
f) Membiakkan
bakteri yang telah direkayasa di dalam tabung fermentasi.
Contoh rekombinasi DNA pada bakteri adalah pada
pembuatan insulin oleh bakteri E. coli.
2. Teknik Hibridoma/Fusi
Sel.
Teknik hibridoma adalah penggabungan 2 sel dari
organisme berbeda ataupun sama (fusi sel) sehingga menghasilkan sel tunggal
berupa sel hybrid (hibridoma) yang memiliki kombinasi sifat dari kedua sel
tersebut. Proses penggabungan sel menggunakan tenaga listrik, sehingga
prosesnya disebut elektrofusi.
Hal-hal yang diperlukan dalam teknik hibridoma, yaitu
:
a) Sel umber gen adalah
sel-sel yang memiliki sifat yang diinginkan.
b) Sel wadah adalah sel
yang mampu membelah dengan cepat (misalnya sel mieloma).
c) Fusi gen adalahza-zat
yang mempercepat fusi sel (misalnya NaNO3).
Teknik hibridoma dapat dimanfaatkan untuk pembuatan
produk penting, misalnya antibodi monoclonal, pembentukan spesies baru, dan
pemetaan kromosom.
3. Kloning
Kloning berasal dari bahasa inggris clonning yang
berarti suatu usaha untuk menciptakan duplikat suatu organisme melalui proses
aseksual. Tujuan utama kloning adalah untuk mengisolasi gen yang diinginkan
dari seluruh gen yang ada (kromoson) pada organisme donor. Untuk mencapai
tujuan tersebut, kloning dapat dilakukan dengan kloning embrio dan transfer
inti. Kloning embrio dilakukan dengan fertilisasi in vitro, misalnya kloning
pada sapi yang secara genetik identik untuk memproduksi hewan ternak.
Sedangkan
kloning dengan tanspfer inti yaitu pemindahan inti sel yang satu ke sel lain
sehingga diperoleh individu baru yang memiliki sifat baru sesuai inti yang
diterimanya. Kloning dengan transfer inti dilakukan dengan menggunakan sel
somatis sebagai sumber gen. Contoh kloning dengan transfer inti adalah domba
Dolly.
Penerapan
Bioteknologi pada Beberapa Bidang :
1.
Penerapan Bioteknologi dalam Bidang Medis dan Kesehatan
Penerapan
ini disebut sebagai bioteknologi merah, diawali dengan tahap analisa atau
diagnosa suatu penyakit dan pengobatan sebuah penyakit. Beberapa contoh bioteknologi
di bidang medis dan kesahatan misalnya penggunaan mikroorganisme pada
antibiotik atau vaksin, penggunaan mikroorganisme pada hormon pada penyakit
diabetes mellitus, bayi tabung, Antibodi Monoklonal, penggunaan sel intuk untuk
pengibatan penyakit sroke, dan terapi gen untuk penyembuhan penyakit genetis.
2.
Penerapan Bioteknologi dalam Bidang Pertanian dan Peternakan
Bioteknologi ini
bioteknologi hijau, dilakukan dengan memodifikasi genetik dan rekayasa genetika
untuk memperoleh varietas unggul, produksi tinggi, kandungan gizi tinggi, tahan
hama, patogen, dan herbisida. Hal ini memberikan sumbangan besar terhadap
kemajuan ilmu pemuliaan tanaman (plant breeding) dan kehidupan manusia bahkan
berdampak pada kemajuan ekonomi manusia itu sendiri.
3. Penerapan Bioteknologi dalam bidang
pertambangan (biometalurgi)
Di bidang pertambangan berkembang bioteknologi untuk
memisahkan logam dari bijihnya yaitu dengan pemanfaatan bakteri Thiobacillus
ferroxidans. Bakteri ini merupakan bakteri kemolitotrof yang mampu memisahkan
logam dari bijihnya. Energy yang digunakan Thiobacillus ferroxidans dalam
memisahkan logam dari bijihnya berasal dari hasil oksidasi senyawa anorganik
khususnya senyawa besi dan belerang. Asam sulfat dari besi sulfat melarutkan
logam dari bijihnya.
Berikut ini adalah tahapan bakteri dalam memisahkan
tembaga dari bijihnya, yaitu :
a. Bakteri
bereaksi dengan melarutkan senyawa belerang dan besi dalam batuan. Selanjutnya,
bakteri mengoksidasi Fe2+ menjadi Fe3+.
b. Unsure S dalam FeS2
bereakasi dengan ion hydrogen dan molekul oksigen membentuk H2SO4.
c. Ion Fe3+ pada
bijih yang mengandung CuSO4 mengoksidasi ion Cu+ menjadi
Cu2+ dan bereaksi dengan SO42- dari H2SO4
sehingga membentuk CuSO4.
d. Reaksi selanjutnya
adalah sebagai berikut :
CuSO4 + 2Fe + H2SO4 →
2FeSO4 + Cu + 2H+
4. Penerapan Bioteknologi dalam Bidang Lingkungan (Biromediasi)
a. Pengolahan
Limbah Cair
Limbah cair organic dapat diuraikan oleh bakteri
anaerob menghasilkan bahan bakar alternative (biogas). Limbah cair yang
mengandung protein, lemak, dan karbohidrat difermentasikan oleh metanobakterium secara anaerob sehingga
mampu menghasilkan biogas.
b. Pengolahan
Sampah/Limbah padat
Pengolahan sampah dengan bantuan mikroba adalah dengan
cara pengomposan sampah-sampah organic. Pengomposan dapat dilakukan dengan
aerobic maupun anaerobik.
c. Plastik
Biodegradable
Salah satu usaha untuk mengurangi limbah plastic yang
menimbulkan pencemaran adalah dengan cara memproduksi plastic yang mudah
terurai (biodegradable) melalui bioteknologi. Mikroba yang mampu membuat
plastic biodegradable antara lain Alxaligenes eutrophus. Plastic biodegradable
lainnya adalah pululan yang diproduksi oleh Aureobasidium pullulans.
d. Pengolahan Limbah
Minyak
Mikroorganisme yang berperan dalam mengatasi limbah
minyak, yaitu :
1) Pseudomonas hasil rekayasa genetika oleh Dr. Chakrabarty mampu membersihkan senyawa hodrokarbon dalam
tumpahan minyak bumi dengan cara memecah ikatan hidrokarbon minyak.
2) Acinetobacter calcoacetinius mampu memproduksi emulsan yang
menyebabkan minyak bercampur dengan air sehinggga dapat dipecah oleh mikroba.
3) Zhantomonas campestris dapat mengumpulkan tumpahan minyak setelah
sebelumnya minyak diberi gum xanthan untuk mengentalkan.
Dampak Bioteknologi dan Cara Pencegahan Terhadap
Dampak Negatif Bioteknologi
>Bioteknologi memiliki dampak positif dan juga
dampak negatif.
1. Dampak
Positif Bioteknologi
Dampak positif dari bioteknologi adalah dihasilkannya
produk-produk yang bermanfaat bagi peningkatan kesejahtraan manusia.
a. Bioteknologi
pengelolahan limbah menghasilkan produk biogas, kompos, dan lumpur aktif.
b. Bioteknologi di
bidang kedokteran dapat menghasilkan obat-obatan, antar lain vaksin ,
antibiotik, antibodi monoklat, dan interferon
c. Bioteknologi
dapat meningkatkan variasi dan hasil pertanian melalui kultur jaringan, fiksasi
nitrogen pengendalian hama tanaman, dan pemberian hormon tumbuhan.
d. Bioteknologi dapat
menghasilkan bahan bakar dengan pengelolahan biommasa menjadi etanol (cair) dan
metana (gas)
e. Bioteknologi di
bidang industri dapat menghasilkan makanan dan minuman, antara lain pembuatan
roti, nata decoco, brem, mentega, yoghurt, tempe, kecap, bir dan anggur
2. Dampak
negatif bioteknologi
a. Menimbulkan penyakit
pada manusia
Gen-gen yang mengkode untuk pembentukan antibiotic
dapat saja mengalami kecelakaan di dalam tubuh bakteri sehingga menyebabkan
penyakit pada manusia.
b. Menimbulkan reaksi
alergi
Timbulnya alergi yang disebabkan karena mengkomsumsi
produk transgenic.
c. Mengancam kelestarian
alam
Jagung hasil rekayasa
genetik dapat membunuh ulat yang tidak berbahaya.
Rekayasa genetika
dapat menghasilkan gluma-gluma super.
Tanaman rekayasa
genetika dapat membahayakan burung yang memakannya.
Menyebabkan kepunahan
sebagian plasma nuftah asli karena yang dikembangkan sekarang hanya produk
rekayasa genetika saja.
d. Berpotensi digunakan
sebagai alat perang
Beberapa orang mungkin dengan sengaja menciptakan
kombinasi gen-gen baru untuk kepentingan perang (semacam senjata kimia dan
senjata biologi).
dan saya akan membagikan Video tentang Produk Bioteknologi dari Zenius Education
Terimakasih atas Kunjungannya. Mampir-mampir lagi yaa...